pembangunan lrt

Mengenal Pembangunan LRT di Berbagai Negara Berserta Biaya Pembangunannya

Diposting pada

LRT (Light Rail Transit) adalah salah satu sistem transportasi kereta api yang biasanya beroperasi dikawasan perkotaan dengan kontruksinya yang ringan dan bisa berjalan bersama lalulintas lain ataupun memiliki lalulintas sendiri. Dinegara-negara eropa dan lainnya sudah banyak yang menggunkan LRT ini dan telah mengalami modernisasi. yaitu dengan kemudi otomatis sehingga tidak perlu masinis lagi untuk mengemudikan LRT ini.

Untuk membangun suatu transportasi LRT ini pastinya sebuah kota di suatu negara harus mengeluarkan dana yang tidak sedikit. dan di berbagai negara pastinya akan berbeda jumlah dana untuk membangun tansportasi LRT ini. Berikut ini negara-negara yang telah membangun LRT dan Jumlah biaya yang dihabiskan untuk membangun LRT tersebut.

Pembangunan LRT di Ethiopia

pembangunan lrt

Di Ethiopia, Addis Ababa Light Rail dengan panjang 31,6 km, dibangun dengan biaya US$ 475 juta atau sekitar Rp 6,65 triliun. LRT Addis Ababa dibangun selama tiga tahun oleh China Railway Group Limited dan dioperasikan pertama kali pada tahun 2015. Istimewa/AFP.

Pembangunan LRT di China

pembangunan lrt

Kereta LRT Xijiao Line di Beijing dengan panjang 8,8 km dibangun dengan biaya RMB 1 miliar atau sekitar US$ 153,69 juta atau Rp 2,15 triliun jika dikonversi lagi ke rupiah (kurs Rp 14.000). LRT ini mulai dibangun sejak tahun 2008 namun baru dibuka akhir tahun 2017.

Pembangunan LRT di Yerusalem

pembangunan lrt

Jerusalem Light Rail di Israel sepanjang 13,9 km yang dibangun dengan biaya US$ 1,1 miliar atau sekitar Rp 15,4 triliun (kurs Rp 14.000). Biaya pembangunan yang fantastis untuk jarak sependek itu pun sempat menimbulkan banyak protes. Pembangunan Jerusalem Light Rail dimulai 2002 dan baru dioperasikan penuh pada 2011.

Pembangunan LRT di Taiwan

pembangunan lrt

Di Taiwan ada Circular LRT di Kaohsiung, Taiwan sepanjang 22,1 km yang dibangun dengan biaya TWD 16,5 miliar atau sekitar US$ 545 juta (sekitar Rp 7,63 triliun untuk kurs Rp 14.000). Konstruksinya dimulai Juni 2013 dan dioperasikan sejak September 2017.

Pembangunan LRT di Spanyol

pembangunan lrt

Di Granada, Spanyol juga membangun jalur transportasi kereta ringan berbasis rel bernama Granada Metro. Panjangnya mencapai 15,9 km dan membutuhkan biaya pembangunan sebesar 502 juta euro atau sekitar US$ 584 juta atau Rp 8,17 triliun (kurs Rp 14.000). dibangun sejak 2007 namun baru beroperasi tahun 2017 kemarin karena krisis ekonomi yang dialami negara spanyol ini sehingga menghambat pembangunan LRT ini.

Pembangunan LRT di Amerika Serikat

pembangunan lrt

The Tide Light Rail di Virginia, Amerika Serikat juga menggunakan sistem light rail atau kereta ringan. Dengan jalur sepanjang 12 km, konstruksinya menelan biaya US$ 318 juta atau sekitar Rp 4,45 triliun (kurs Rp 14.000). LRT inidibuat perencanaanya sejak tahun 2000 lalu namun baru bisa dilaksanakan dan dapat digunakan pada tahun 2011

Pembangunan LRT di Brazil

pembangunan lrt

Di Brazil, ada Rio de Janeiro Light Rail sepanjang 28 km yang biaya pembangunannya mencapai US$ 351 juta atau sekitar Rp 4,91 triliun (Rp 14.000). Rio de Janeiro Light Rail dibangun bersamaan dengan moda transportasi baru lainnya di negara tersebut untuk persiapan Olimpiado musim panas di Brazil tahun 2016. Istimewa/Mario Roberto Duran Ortiz.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *