cvt motor

Merawat CVT motor matic dengan baik dan benar

Diposting pada

Jalanan semakin ramai dan macet, motor matic dan motor lainnya semakin banyak memenuhi jalan setiap harinya. semakin hari pengguna motor semakin banyak, tentunya dengan motor yang beragam, motor menjadi salah satu kendaraan andalan agar bisa sampai lebih cepat sampai tujuan walaupun kondisi jalan yang padat dan macet. Jenis motor saat ini semakin banyak dari mulai motor sport , bebek dan matic.

Motor matic saat ini semakin banyak penggemarnya, sehingga banyak yang pakai motor matic saat ini. berbeda dengan motor sport atau bebek, motor matic lebih mudah digunakan. hal ini dikarenakan motor matic menggunakan teknologi otomatis gear sehingga pengguna hanya cukup narik gas dan motor akan maju.

Berbeda dengan motor sport yang menggunakan kopling manual dan motor bebek yang semi manual, motor matic hanya membutuhkan CVT untuk membuatnya menjadi automatis. sehingga inilah yang disukai para penggemarnya karena untuk menjalankan motor ini hanya tinggal menarik gas nya saja tanpa harus ribet dengan menekan kopling sendiri. lalu apa itu CVT dan bagaimana merawatnya agar tidak cepat rusak.

Pengertian CVT (Continous Variable Transmission (CVT)

cvt motor

Continous Variable Transmission (CVT) adalah sistem penggerak motor matik yang terdiri dari kampas ganda, pulley, roller, dan panbel. Jika CVT tidak dirawat dengan baik, tentu akan menimbulkan masalah, termasuk laju motor kurang bertenaga. Karena itu, perawatan CVT menjadi hal penting, tentunya bagi para pemilik kendaran matik. Bagian-bagian dari CVT harus secara rutin dibersihkan untuk menghilangkan kotoran yang menempel, sehingga performa kendaraan terjaga.

Cara Kerja CVT

cvt motor

Berdasarkan dari fungsi sistem CVT itu sendiri yang mampu menggerakkan sistem transmisi motor dari tenaga putaran mesin dari drive pulley yang dihubungkan ke driven pulley oleh v-belt, cara kerja dari sistem CVT motor matic adalah sebagai berikut :

1.    Putaran Mesin Stasioner

Pada saat putaran mesin stasioner atau rendah gaya centrifugal dari unit kopling belum bisa mengalahkan tegangan pegas, dan sepatu gesek tidak mampu memutar rumah kopling. Hal ini menyebabkan putaran mesin dari transmisi diam padaunit kopling centrifugal. Karena kopling centrifugal belum bekerja dan tenaga putaran mesin diam, mnyebabkan sepeda motor tidak berjalan.

2.  Putaran Mesin Meninggi

Saat putaran mesin dinaikkan mencapai 3000 rpm, sepatu gesek mengalami gaya centrifugal yang cukup besar. Akibatnya, sepatu kopling akan menempel dengan rumah kopling dan dapat meneruskan tenaga putran mesin ke sistem penggerak roda belakang. Dalam hal ini motor mulai berjalan.

3.   Putaran Mesin Menengah

Sesudah motor mulai berjalan, putaran mesin semakin naik hingga kecepatan menengah. Gaya centrifugal yang diterima roller pemberat puli primer menjadi besar sehingga membuat roller menekan puli geser untuk bergerak menyempit dan mendorong v-belt ke bagian diameter puliprimer yang lebih besar.

V-belt yang berputar membuat diameter pada bagian puli sekunder mengecil yang menyebabkan rasio transmisi menjadi mengecil dan laju kecepatan motor menjadi meningkat.

4.  Putaran Mesin Kecepatan Tinggi

Saat melaju dengan kecepatan tinggi gaya centrifugal yang tadi membuat roller pada drive pulley menekan puli kearah menyempit. Dengan kondisi seperti ini akibat dari tarikan v-belt pada puli sekunder yang semakin besar membuat diameter puli sekunder semakin mengecil dan rasio trasnmisi juga semakin kecil. Hal ini sekaligus menyebabkan motor melaju dengan kecepatan tinggi.

5.   Saat Motor menanjak atau Membawa Beban Berat

Pada kondisi motor berjalan menanjak atau sedang membawa beban berat dibutuhkan torsi yang besar agar motor bisa tetap melaju. Keadaan seperti ini membuat motor melaju pada kecepatan rendah, namun membutuhkan torsi yang besar. Biasanya torsi yang dibutuhkan besar dengan memaksa rasio transmisi menjadi besar dan memperoleh perbandingan putaran mesin yang ringan.

Cara merawat CVT motor matic

cvt motor

Dalam merawat CVT motor kita juga harus memperhatikan beberapa komponen yang ada dan juga selalu memeriksanya dalam waktu yang berkala. berikut ini apa saja yang harus diperiksa dan di rawat agar CVT motor anda baik dan juga motor anda nyaman digunakan:

1.    Memeriksa V-belt

V-belt adalah komponen yang terbuat dari bahan karet dan selalu terkena panas. Kondisi ­v-belt yang mulai rusak harus segera diperiksa bila perlu diganti. V-belt  merupakan komponen penting dalam CVT, karena fungsinya sebagai penghubung puli primer dengan puli sekunder.

Cek juga kondisi lebar v-belt, jika kurang dari 18-19 mm sebaiknya diganti. Dengan memperhatikan v-belt­ keamanan saat berkendara bisa terjaga, karena v-belt  yang tidak terawat bahkan bisa rusak atau putus bisa menyebabkan masalah dan bahaya saat motor sedang melaju di jalan.

2.  Memeriksa Roller

Komponen CVT yang harus diperhatikan atau dirawat adalah roller. Kondisi roller yang rusak atau hancur harus segera diganti dengan yang baru. Rusaknya roller bisa disebabkan kerja roller mengalami keausan.

Kerusakan satu roller harus diganti dengan satu set roller. Gejala yang bisa terjadi jika roller rusak adalah terdengar bunyi atau suara yang berisik di dalam bagian CVT bagian depan.

3.   Rutin Mengganti Oli Transmisi

Usia komponen CVT dipengaruhi juga oleh kondisi pelumas transmisinya. Selalu periksa dang anti secara rutin oli trasnmisi motor matic anda agar kinerja komponen CVT di dalamnya selalu optimal dan selalu dalam keadaan dingin.

4.  Membersihkan motor dari Kotoran

Motor yang sering digunakan di kondisi jalan yang berdebu apalgi jika musim penghujan akan menjadi kotor dan meninggalkan sisa kotoran di berbagai komponen motor.

Membersihkan motor adalah kegiatan yang wajib dilakukan untuk menjaga agar komponen motor tidak mudah berkarat dan agar kotoran tidak masuk ke dalam mesin sepeda motor, terutama di bagian CVT. Maka dari itu, rajinlah membersihkan motor anda dengan mencuci secara rutin seminggu sekali untuk menjaga penampilan dan performa motor matic anda.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *