203314403 3ca544d2 d3c5 4aa7 a5de 4dd9c202fd94 600 375 1 - Cara Memperbaiki Ac Mobil Sendiri

Cara Memperbaiki Ac Mobil Sendiri

Diposting pada

Sering terjadi jika saat ingin menggunakan mobil tetapi ada kendala pada mobil yang kita miliki sehingga kita tidak nyaman jika memakai mobil tersebut ataupun kita tidak jadi memakainya. salah satu faktor ketidaknyamanan dalam memakai mobil jika ada komponen mobil yang sedang rusak, salah satunya adalah AC Mobil.

Bagi kalangan orang yang mempunyai uang mungkin langsung saja membawa mobilnya ke Bengkel untuk memperbaiki, padahal jika anda tekun mempelajari atau membaca artikel ini hingga selesai maka anda akan bisa memperbaiki ac mobil anda sendiri.

Mengidentifikasi permasalahan yang terjadi jika AC mobil anda rusak

ac mobil

Satu hal yang penting sebelum melakukan service AC mobil sendiri adalah kenali dan pahami masalah yang muncul. Setelah itu periksa satu persatu komponen AC yang terkait langsung dengan masalah yang muncul tersebut. Tahap terakhir barulah memperbaiki komponen yang bermasalah. Kalo pun tidak ada masalah dengan AC mobil Anda, tetap lakukan pemeriksaan secara menyeluruh. Setiap komponen dicek dan ricek. Hal ini untuk mengantisipasi masalah yang mungkin timbul di kemudian hari.

Melakukan perawatan AC mobil sendiri bisa menjadi pilihan bagi Anda yang doyan ngoprek. Meski ada bengkel yang mematok harga service AC mobil murah, tapi dengan melakukan sendiri Anda bisa menekan biaya service AC mobil yang rutin dikeluarkan setidaknya sekali setahun.

Pesiapan peralatan yang dibutuhkan untuk membongkar Ac Mobil

Sebelum mulai pengecekan ada baiknya Anda persiapkan lebih dulu alat-alat yang akan dibutuhkan. Mulai dari obeng plus dan minus, kunci pas lengkap, multitester, thermometer digital dan yang tidak boleh ketinggalan adalah manifold gauge atau sering disebut dengan Charging Manifold. Alat ini sangat krusial dalam memeriksa sistem pendinginan di mobil Anda.

manifold gauge bisa mengetahui keberadaan freon di dalam mobil sekaligus memastikan bahwa freon yang masuk sudah sesuai dengan kebutuhan. Selain itu juga bisa untuk mengetahui tekanan yang ada dalam saluran AC mobil memang dalam kondisi normal atau tidak. Hal ini bisa menjadi deteksi awal dari kerusakan sistem pendingin mobil Anda.

Melakukan Perbaikan AC mobil

Jangan Lupa Pergi Bengkel Service AC Mobil Anda Hari Ini 1 630x380 - Cara Memperbaiki Ac Mobil Sendiri

Tahap pertama yang dilakukan adalah mengecek kinerja AC mobil dengan menyalakan mesin mobil lalu AC juga ikut dinyalakan. Saat tombol AC dinyalakan apakah terasa dingin? Untuk mengetahui temp ac yang normal bisa menggunakan alat thermometer digital. Kalo terasa kurang dingin meski sudah disetel di suhu terendah berarti sudah saatnya mulai ke tahap pemeriksaan utama.

Dengan kondisi mesin dan AC masih menyala, lihat apakah kompresor bekerja sebagaimana mestinya? Ada putaran di fanbelt? Apakah ada rembesan oli yang muncul di permukaan kompresor? Jika semua pertanyaan di atas jawabannya adalah tidak maka bisa masuk ke tahap pemeriksaan berikutnya.

Memerikasa Kondensor

Cara memeriksa Kondensor tidak terlalu sulit karena bisa terlihat dengan mata telanjang. Cek apakah di sirip Kondensor ada banyak kotoran menempel atau bahkan tetesan oli. Periksa juga bagian sirip kalo ada yang tertekuk karena hal ini bisa menyebabkan AC mobil menjadi kurang dingin.

Periksa juga ekstra fan yang ada di depan Kondensor. Pastikan fan ikut berputar saat AC sudah dinyalakan. Ato bisa juga putaran fan sudah mulai lemah. Bisa dilihat dengan putaran fan yang tidak stabil sepanjang AC dinyalakan.

Setelah dilakukan pengecekan kondisi Kondensor masih baik-baik saja, lanjut ke pemeriksaan pipa dan selang fleksibel AC. Periksa mulai dari pipa di ujung Kondensor hingga masuk ke Expansion Valve. Apakah ada kebocoran di pipa dan selang yang ditandai dengan rembesan oli.

Cek juga setiap bagian sambungan pipa. Bisa jadi ada seal oring yang sudah dimakan usia sehingga tidak menutup sambungan dengan sempurna. Kemudian periksa service valve barangkali ada kebocoran di bagian ini. Kebocoran di service valve (lubang pentil untuk memasukkan dan membuang freon) juga ditandai dengan munculnya oli di bagian ini

Selesai di tahap ini gilliran Receiver Dryer yang diperiksa. Komponen ini berfungsi menyaring kotoran agar tidak masuk sampai ke Expansion Valve. Bagi Receiver Dryer yang terpisah dari Kondensorcara memeriksanya lebih gampang. Pasalnya, ada sight glass yang memudahkan kita dalam melakukan pemeriksaan.

Coba lihat apakah sight glass masih terlihat jernih atau sudah mulai kehitaman. Jika terlihat bercak kehitaman di sight glass itu menjadi tanda Anda harus segera mengganti Receiver Dryer.

Memeriksa Expansion Valve

Jenis Expansion Valve yang bisa kita periksa secara langsung adalah yang berbentuk kotak. Beberapa Expansion Valve tipe ini ada juga yang menyatu dengan Evaporator. Tapi, umumnya bisa kita lihat kondisinya tanpa harus membongkar Evaporator.

Pastikan tidak ada oli yang terlihat di sekitar katup. Jika ada dapat dipastikan itulah sumber masalah AC mobil Anda.

Memeriksa Evaporator

Coba rasakan angin yang keluar dari grill AC. Jika angin yang keluar kurang dingin atau kadang dingin kadang hangat boleh jadi Evaporator sudah dipenuhi debu atau kotoran lain. Untuk membersihkannya mau tidak mau Anda harus mencopot Evaporator dari dudukannya.

Sebelum membongkar Evaporator, pastikan Anda sudah memeriksa blower. Karena boleh jadi hembusan AC yang tidak stabil adalah karena kondisi blower yang sudah jelek. Dengarkan suara yang muncul dari blower, apakah bunyi putarannya halus ato kasar.

Jika yang Anda dengar bunyi kasar, saatnya untuk membongkar blower. Bisa jadi bunyi kasar itu berasal dari kotoran yang masuk. Bisa juga berasal dari kondisi bushing motor blower yang sudah dimakan usia.

Setelah semua komponen di atas diperiksa dengan seksama, kini saatnya Anda melihat kondisi fanbelt yang ada di bagian depan kompresor. Pastikan tidak ada bunyi berdecit yang muncul ketika AC mobil dinyalakan.

Memeriksa Kompresor

ac mobil

Dari komponen-komponen AC mobil, kompresor adalah alat yang cukup sulit perbaikannya. Karena di dalam kompresor ada cukup banyak item yang harus dicermati dan kemudian diperbaiki. Sementara komponen seperti Kondensor, extra fan, Expansion Valve, dan Evaporator relatif lebih mudah karena tidak banyak yang harus dibongkar. Sedangkan Receiver Dryer merupakan komponen sekali pakai alias tidak untuk diperbaiki.

Ketika melakukan service AC mobil sendiri dan kemudian diketahui ada kebocoran di bagian kompresor, maka kita harus melepas bagian utama dari AC mobil ini untuk bisa memperbaikinya. kompresor AC mobil terdiri dua bagian yaitu kompresor itu sendiri dan Magnetic Clutch. Untuk bagian yang disebut terakhir merupakan penghubung antara kompresor dengan putaran mesin melalui fanbelt.

Setelah lepas dari dudukannya, pisahkan antara kompresor dengan Magnetic Clutch. Ada sejumlah baut yang harus dilepaskan terlebih dahulu. Setelah terpisah dari Magnetic Clutch kini giliran bagian dalam kompresor yang dibongkar untuk mengetahui bagian mana yang menyebabkan terjadinya kebocoran.

Bagian dari kompresor AC mobil yang kerap menjadi penyebab kebocoran antara lain Seal Oring atau packing yang sudah tipis atau rusak. Bisa juga di sambungan pipa, baik yang low maupun yang high pressure. Bisa juga seal shaft kompresor memang sudah minta diganti.

Selanjutnya lihat bagian piston kompresor. Keausan yang terjadi pada piston inilah yang membuat kompresor berisik. Bisa cari pengganti dengan mendapatkan kanibalan dari kompresor lain.  Tapi hal ini tidak menjamin kompresor bisa normal untuk waktu yang lama.

Piston yang aus bisa juga diakibatkan oleh pemasangan As yang ga presisi. Posisi As yang gapresisi ini mengakibatkan piston bergerak melebihi batas maksimalnya. Sehingga terjadi benturan pada valve kompresor. Inilah salah satu faktor munculnya bunyi berisik yang terdengar dari kompresor.

Sementara untuk bagian Magnetic Clutch pastikan tidak ada celah terlalu jauh antara puli dan center piece. Jarak yang terlalu jauh inilah yang menyebabkan AC mobil kadang nyala dan kandang mati.

Ketika bagian yang rusak sudah diperbaiki atau diganti, pastikan pemasangannya tepat dan presisi. Ingat bagian yang tidak presisi bisa menimbulkan masalah di kemudian hari. Bahkan boleh jadi akan menimbulkan masalah yang lebih besar.

Di sisi lain, seandainya kerusakan yang dialami kompresor sudah cukup berat sebaiknya diganti saja langsung dengan yang baru. Bagaimanapun, satu kompresor baru akan punya daya tahan lebih lama dibanding yang bekas. Terlebih Anda bisa menghemat waktu dan tenaga karena tidak perlu bongkar pasang isi kompresor.

Untuk komponen yang lain relatif tidak bisa diperbaiki seperti halnya kompresor. Kondensor misalnya. Begitu Anda menemukan kebocoran pada komponen ini lebih baik menggantinya dengan yang baru.

Kalau tidak ada kebocoran pada Kondensor cukup siram atau semprot dengan air dan sikat perlahan di bagian yang kotor. Hal ini bisa membantu kerja Kondensor kembali optimal jika sudah kembali berada dalam keadaan bersih.

Lanjut ke bagian Receiver Dryer. Untuk komponen ini tidak ada cara lain selain menggantinya dengan yang baru ketika ditemukan sudah tidak bekerja maksimal. Kotoran yang sudah menumpuk di dalamnya harus dibuang beserta bungkusnya.

Untuk sejumlah mobil sebelum bisa melepas Receiver Dryer harus juga membuka bagian lain yang tidak berkaitan dengan AC. Seperti membuka bagian bamper atau lampu depan sebelum melepas Receiver Dryer.

Setelah memasang Receiver Dryer baru selanjutnya pastikan kondisi soket yang terhubung dengan kabel pressure switch dalam kondisi baik. Kondisi soket yang kotor atau rusak dapat membuat kinerja ac menjadi tidak maksimal. Kabel pressure switch juga harus mendapat perawatan saat melakukan pemeriksaan menyeluruh sistem AC mobil Anda.

Komponen lain yang juga harus diperhatikan saat AC mobil Anda tidak terasa sejuk ato dingin adalah Expansion Valve. Kerja komponen ini pada prinsipnya adalah alat pengkabut refrigant / Freon yang berasal dari Kondensor. Dengan tekanan tinggi, refrigant dibuat menjadi kabut yang sekaligus menurunkan suhu cairan tersebut.

Banyak tidaknya cairan yang didinginkan oleh Expansion Valve bergantung kepada sensor yang ada di dalam Evaporator. Sensor ini memastikan bahwa cairan yang dikabutkan sesuai dengan kebutuhan Evaporator.

Meski demikian, sejatinya Expansion Valve bukan komponen yang mudah rusak. kalau pun ada, masalah umumnya adalah adanya penyumbatan pada saluran Expansion Valve. Ciri-ciri ada penyumbatan pada Expansion Valve bisa diketahui saat dites dengan menggunakan manifoldgauge.

Jika hasil tes menunjukkan sisi tekanan rendah terlalu rendah tapi sisi tekanan tinggi lebih tinggi dapat dipastikan ada penyumbatan pada Expansion Valve. Segera lakukan penggantian dengan komponen baru. Pasalnya, komponen ini bukan kompresor yang bisa dibongkar dan dirakit kembali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *